![]()
“Parade Budaya Lebaran Bojonggede 2025 ini bukan hanya sarana hiburan, tetapi juga menjadi wadah menjaga kesinambungan adat istiadat yang menjadi fondasi budaya Desa Bojonggede. Nilai-nilai tradisional harus tetap hidup dan relevan dalam kehidupan modern,” ujar Yudi.
Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi telah mengubah pola komunikasi masyarakat, yang bisa berakibat pada menurunnya kualitas transfer budaya antargenerasi. Oleh karena itu, kegiatan seperti parade budaya menjadi penting untuk memperkuat kembali hubungan antarwarga dan menjaga warisan budaya sebagai praktik aktif, bukan sekadar konsumsi pasif.
Selain menampilkan beragam seni dan budaya lokal, parade ini juga memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan produk-produk mereka. Ini merupakan bagian dari upaya penguatan ekonomi kreatif yang berbasis pada kekayaan budaya lokal.
“Kami berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, Pak Camat, Kepala Desa, para Ketua RT dan RW, serta warga Bojonggede yang terus mempertahankan tradisi ini dengan semangat gotong royong,” tambah Yudi.
Parade Budaya ini juga menjadi pembuka rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi Kabupaten Bogor ke-543 yang akan diperingati pada Juni mendatang. Disbudpar Kabupaten Bogor menilai langsung kegiatan ini sebagai bagian dari seleksi dan penghargaan untuk desa-desa yang aktif dalam pelestarian budaya.
Di tempat yang sama, Kepala Desa Bojonggede, Dede Malvina memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga yang hadir meski cuaca hujan dan kondisi lapangan becek.
“Saya hanya bisa memberikan doa terbaik untuk semua yang hadir, yang mendukung, dan yang menjaga nama baik Bojonggede. Ini adalah bukti bahwa warga Bojonggede masih menjunjung tinggi budaya dan tradisi desa kita tercinta,” ucapnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan generasi muda Bojonggede agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan menjadi penerus budaya yang bijak dan berdaya.
“Dengan semangat kebersamaan dan partisipasi aktif masyarakat, Parade Budaya Lebaran Bojonggede 2025 berhasil menjadi simbol kekuatan budaya lokal yang hidup, dinamis, dan menyatukan,” imbuhnya.|Marco

Berita Sebelumnya..
Aktivis Lotim Desak Kepala SPPG Jurit Baru Pringgasela Dicopot Buntut Kasus Gangguan Pencernaan MBG
Ka.Sppg Bungkam, Satgas Lotim Turun Kelapangan Cek Siswa diduga Keracunan MBG
Bupati Asmar Puji Dedikasi H. Sulman Jaga Kerukunan Umat Beragama di Meranti