![]()
Asahan, Detik24jam.com
Nilai-nilai kearifan lokal mewarnai keberangkatan ratusan tamu Allah asal Kabupaten Asahan. Komandan Kodim (Dandim) 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., bersama Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., melaksanakan tradisi upah-upah kepada 241 jemaah haji di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Asahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga para jemaah. Tradisi upah-upah dan tepung tawar yang merupakan identitas budaya Melayu ini menjadi simbol doa restu sekaligus penyemangat batin bagi para calon jemaah sebelum menginjakkan kaki di Tanah Suci.

Dukungan Moral TNI dan Pemerintah
Dandim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, dalam sambutannya menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi juga memberikan dukungan moral pada momentum sakral seperti keberangkatan haji.
”Kegiatan ini bukan sekadar tradisi, namun bentuk kepedulian dan dukungan moral kami bersama pemerintah daerah. Melalui upah-upah ini, kita mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kekuatan lahir dan batin selama menjalankan ibadah di Mekkah dan Madinah,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra.

Ia juga berharap agar para jemaah dapat fokus beribadah sehingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur dan mabrurah. “Semoga semua kembali dalam keadaan sehat walafiat,” tambahnya.
Jaga Kesehatan dan Kekompakan
Senada dengan Dandim, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin mengingatkan para jemaah akan pentingnya menjaga kondisi fisik di tengah perbedaan cuaca yang ekstrem. Bupati meminta jemaah untuk terus menjalin komunikasi yang baik antar sesama rombongan.

”Jaga kesehatan dan kekompakan. Ikuti instruksi dari petugas haji dengan disiplin. Kami di sini, bersama seluruh masyarakat Asahan, akan terus mendoakan agar bapak dan ibu diberikan kemudahan dalam setiap tahapan ibadah,” pesan Bupati Taufik.
Prosesi Tepung Tawar
Puncak acara ditandai dengan prosesi tepung tawar secara simbolis. Satu per satu unsur Forkopimda memberikan berkat kepada perwakilan jemaah, diiringi lantunan doa yang menyentuh hati. Ritual ini diyakini masyarakat sebagai cara untuk memantapkan niat dan “memanggil semangat” agar para jemaah tetap teguh dan tenang selama di perantauan.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan agar perjalanan haji tahun 1447 Hijriah ini berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Sebanyak 241 jemaah tersebut dijadwalkan akan segera bertolak menuju embarkasi dalam waktu dekat.
Sumber: Pendim 0208/Asahan
Editor: Red/Boys-3

Berita Sebelumnya..
Proyek Pelebaran Jalan di Sei Bejangkar, Kasat Lantas Polres Batu Bara Turun Langsung Atur Lalu Lintas
Sat Lantas Polres Batu Bara Gatur Pagi di Simpang Ampat Tanah Serah