![]()
Kepolisian Sektor Medang Deras melakukan operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di dua lokasi yang ditengarai menjadi pusat peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya, Senin, 20 April 2026. Dalam operasi tersebut, petugas menemukan sejumlah alat bukti berupa alat hisap sabu atau bong di lokasi kejadian.
Operasi yang merupakan bagian dari Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Medang Deras, AKP A.H. Sagala. Polisi bergerak menyisir lokasi sejak pukul 10.00 WIB dengan menggandeng unsur pemerintahan setempat.
Sinergi dengan Pemerintah Kecamatan
Kapolsek Medang Deras didampingi oleh Kanit Reskrim Ipda Muhammad Kadri, S.H., Kanit Binmas Aiptu Freddy Manurung, serta jajaran personel lainnya. Sekretaris Kecamatan Medang Deras, Mhd Syahreza, S.H., juga turun langsung ke lapangan untuk memantau proses penggerebekan tersebut.

Sebelum tim bergerak, AKP A.H. Sagala memberikan pengarahan terkait prosedur operasional di lapangan. “Kami berkomitmen untuk terus mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkoba di wilayah ini,” ujar Kapolsek dalam keterangannya.
Penyisiran di Dua Lokasi
Petugas menyasar dua tempat kejadian perkara (TKP) yang berdasarkan laporan masyarakat sering dijadikan tempat transaksi narkotika:
- Kelurahan Pangkalan Dodek: Di area belakang kantor camat lama, petugas menemukan satu buah plastik klip transparan bekas pakai dan satu set alat hisap (bong).
- Desa Nenassiam: Di lokasi ini, petugas kembali mengamankan satu unit alat hisap serupa.
Namun, saat petugas tiba di kedua lokasi tersebut, para terduga pelaku telah melarikan diri. Diduga kedatangan tim gabungan telah bocor sebelum penyergapan dilakukan. Meski demikian, kepolisian langsung menghancurkan lapak-lapak yang diduga digunakan sebagai tempat mengonsumsi barang haram tersebut.
Komitmen Pemberantasan
Meski belum berhasil menangkap tersangka, pihak Kepolisian Sektor Medang Deras menegaskan bahwa operasi ini merupakan bentuk peringatan keras bagi para bandar dan pengguna narkoba di wilayah Kabupaten Batu Bara.
”Hasil temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas tersebut memang ada. Kami tidak akan berhenti sampai di sini dan akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan intensif di titik-titik rawan,” tegas AKP A.H. Sagala.
Operasi GSN dan KRYD yang berlangsung hingga siang hari tersebut dilaporkan berjalan dengan aman dan kondusif. Polisi mengimbau warga untuk tetap proaktif memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka guna memberantas peredaran narkotika secara tuntas. ( Red/Boys-3 )

Berita Sebelumnya..
Polres Batu Bara Lakukan Penanganan Penemuan Jenazah di Hotel Sorake, Penyelidikan Masih Berlangsung
Minggu Kasih di Lima Puluh: Upaya Satresnarkoba Polres Batu Bara Merangkul Warga dan Perangi Narkoba
Sentuhan Humanis Polsek Talawi: Menggugah Nurani Puluhan Remaja Calon Pelaku Tawuran