![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Terik matahari di pesisir Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, sama sekali tak menyurutkan langkah para prajurit. Di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, deru cangkul yang beradu dengan tanah dan tawa renyah warga yang saling bahu-membahu menjadi ritme harian yang menghidupkan suasana desa.
Pengabdian tanpa batas tengah ditunjukkan oleh personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan. Meski jauh dari kenyamanan rumah—harus tidur beralaskan tikar dan menikmati hidangan seadanya di lokasi penugasan—semangat para prajurit ini tidak surut sedikit pun untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

Bahkan, pada hari Minggu (26/7/2026) yang biasanya menjadi waktu untuk beristirahat, para prajurit bersama masyarakat setempat tetap berjibaku di lapangan. Mereka berkejaran dengan waktu guna mempercepat penyelesaian seluruh sasaran fisik program TMMD.
Benteng Pencegah Abrasi dan Program Unggulan Kasad
Saat ini, fokus utama Satgas TMMD Ke-129 adalah memacu progres pembangunan turap sepanjang 1.000 meter. Infrastruktur ini menjadi sangat krusial bagi warga Desa Kapal Merah karena diproyeksikan mampu melindungi kawasan permukiman dan lahan pertanian masyarakat dari ancaman abrasi serta luapan pasang air laut yang kerap menghantui.

Tidak hanya infrastruktur penahan air, kemanunggalan TNI dan rakyat di desa ini juga menyasar pemenuhan kebutuhan dasar hidup masyarakat melalui Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). Beberapa sasaran yang terus dikebut pengerjaannya antara lain:
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Sebanyak 5 unit rumah warga dibedah agar lebih layak dan aman ditinggali.
TNI Manunggal Air Bersih (TMAB): Pembangunan fasilitas air bersih di 5 titik strategis.
Fasilitas Sanitasi: Pembangunan MCK di 5 titik untuk meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.
Fasilitas Spiritual: Rehabilitasi 1 unit rumah ibadah agar warga dapat beribadah dengan lebih nyaman.
Kemanunggalan yang Memperkokoh Kesejahteraan

Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan di lapangan menjadi bukti nyata bahwa bagi prajurit TNI, pengabdian kepada rakyat tidak mengenal hari libur maupun sekat keterbatasan. Dengan mengedepankan asas kebersamaan dan gotong royong, setiap tahapan pekerjaan terus dipacu agar dapat selesai tepat waktu dan hasilnya segera dinikmati oleh warga.
”Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan program lintas sektoral ini,” ujar salah satu personel Satgas di lokasi.

Melalui program TMMD Ke-129 ini, Kodim 0208/Asahan tidak sekadar menghadirkan pembangunan fisik dan infrastruktur semata. Lebih dari itu, keringat yang menetes di Desa Kapal Merah menjadi simbol kokohnya kemanunggalan TNI dengan rakyat—sebuah kekuatan utama dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pinggiran sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat.
(Boys-3)
