![]()
Batu Bara, Batu Bara
Pembangunan sebuah wilayah tidak melulu soal beton yang kokoh atau jalanan yang mulus. Lebih dari itu, ketahanan sebuah daerah justru bertumpu pada rasa aman dan harmonis yang tumbuh di tengah masyarakatnya.
Semangat inilah yang dibawa oleh Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan saat menggelar penyuluhan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang masuk dalam agenda sasaran nonfisik program TMMD ini rupanya memantik antusiasme tinggi. Puluhan warga berkumpul, menyimak dengan saksama setiap edukasi yang disampaikan. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata bahwa urusan menjaga keamanan bukan lagi sekadar tugas aparat, melainkan sebuah kepedulian bersama.
Menghidupkan Kembali Siskamling dan Gotong Royong
Dalam penyuluhan tersebut, personel Satgas TMMD mengajak masyarakat untuk kembali menengok akar budaya bangsa: gotong royong dan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Dua hal ini dinilai sebagai benteng preventif paling efektif dalam menangkal tindak kriminalitas maupun potensi gangguan keamanan di tingkat desa.

Selain mengedukasi pentingnya menjaga kerukunan antarwarga, masyarakat juga diingatkan untuk tidak abai terhadap lingkungan sekitar. Anggota Satgas mengimbau warga agar tidak ragu membangun komunikasi dan berkoordinasi dengan aparat desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.
”Jika melihat atau menemukan potensi gangguan keamanan, segera laporkan. Komunikasi yang cepat akan melahirkan penanganan yang tepat,” ujar salah satu personel Satgas di hadapan warga.
Pembangunan Fisik dan Karakter yang Setara
Secara terpisah, Dansatgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa filosofi TMMD adalah keseimbangan. Pembangunan infrastruktur harus berjalan beriringan dengan pembangunan karakter masyarakat.

”Pembangunan melalui program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah,” kata Letkol Inf Edy Syahputra.
Menurutnya, stabilitas Kamtibmas adalah modal utama bagi kesejahteraan masyarakat. Tanpa rasa aman, roda ekonomi dan aktivitas sosial warga tidak akan bisa berjalan dengan maksimal.

”Dengan terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, sinergi antara aparat dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang tertib, damai, dan harmonis,” tambahnya.
Melalui ruang-ruang dialog seperti penyuluhan Kamtibmas ini, Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan menaruh harapan besar. Mereka ingin kesadaran kolektif warga Desa Kapal Merah terus merawat ketertiban lingkungan dapat terus meningkat, menjadi fondasi kokoh yang mendukung keberhasilan pembangunan desa dalam jangka panjang.
(Boys- 3)
