![]()
Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus melakukan lompatan besar di sektor kesehatan. Melalui BLUD UPT RSUD H.OK Arya Zulkarnain, Pemkab Batu Bara resmi membangun dua fasilitas medis strategis berupa ruang PICU (Pediatric Intensive Care Unit) dan Cathlab (Cardiac Catheterization Laboratory).
Pembangunan fasilitas kesehatan modern tersebut berada di lingkungan RSUD H.OK Arya Zulkarnain, Jalan Datuk Kubah, Desa Kwala Gunung, Kecamatan Datuk Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Selasa (19/5/2026).
Langkah ini dinilai menjadi tonggak penting kemajuan layanan kesehatan di Batu Bara. Kehadiran PICU dan Cathlab diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan medis modern tanpa harus dirujuk ke rumah sakit besar di Medan.
Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD H.OK Arya Zulkarnain, Dr. Wahyu Nugraha, rumah sakit milik pemerintah daerah itu kini terus bertransformasi menjadi rumah sakit rujukan unggulan di kawasan pesisir Sumatera Utara.
PICU untuk Tangani Anak Kritis
Pemkab Batu Bara membangun ruang PICU sebagai unit perawatan intensif khusus anak dengan kondisi kritis dan mengancam nyawa.
Adapun rincian pembangunan PICU yakni:
Nama kegiatan: Pembangunan PICU
Lokasi: RSUD Kabupaten Batu Bara
Nomor kontrak: 1998/PK/PPK/SP/RSUD-BB/III/2026
Nilai kontrak: Rp1.131.738.524
Masa pelaksanaan: 150 hari kalender
Sumber dana: DAK Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2026
Penyedia: CV Mahmud Gemilang
Konsultan pengawas: CV Puri Indah Konsultan.
PICU merupakan ruang perawatan intensif bagi bayi usia di atas satu bulan hingga anak usia 18 tahun yang membutuhkan pengawasan ketat selama 24 jam.
Dengan adanya fasilitas tersebut, pasien anak dengan kondisi darurat seperti gagal napas, kejang berat, sepsis, syok hingga pasca operasi besar dapat ditangani lebih maksimal menggunakan peralatan khusus pediatri dan tenaga medis profesional.
Direktur RSUD H.OK Arya Zulkarnain, Dr. Wahyu Nugraha, mengatakan pembangunan PICU menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan anak di Batu Bara.
“Selama ini banyak pasien anak dengan kondisi kritis harus dirujuk ke luar daerah. Dengan adanya PICU, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga peluang keselamatan pasien semakin tinggi,” ujar Wahyu.
Selain PICU, Pemkab Batu Bara juga membangun ruang Cathlab sebagai fasilitas modern untuk penanganan penyakit jantung dan pembuluh darah.
Berikut rincian pembangunan Cathlab:
Nama kegiatan: Pembangunan Ruangan Cathlab
Lokasi: RSUD Kabupaten Batu Bara
Nomor kontrak: 1994/PK/PPK/SPPBJ/RSUD-BB/III/2026
Nilai kontrak: Rp2.171.965.289
Masa pelaksanaan: 150 hari kalender
Sumber dana: DAK Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2026
Penyedia: CV Ridho Pratama
Konsultan pengawas: CV Albirru Konsultan.
Cathlab merupakan ruang khusus untuk prosedur diagnostik dan intervensi jantung secara minimal invasif menggunakan kateter dan teknologi pencitraan modern.
Fasilitas ini sangat penting dalam penanganan pasien serangan jantung akut, pemasangan ring jantung (stent), angiografi koroner hingga tindakan gangguan irama jantung.
Dengan hadirnya Cathlab, masyarakat Batu Bara nantinya tidak perlu lagi menunggu lama untuk dirujuk ke rumah sakit luar daerah saat mengalami kondisi darurat jantung.
“Cathlab menjadi langkah besar bagi RSUD H.OK Arya Zulkarnain menuju rumah sakit rujukan modern. Penanganan pasien jantung dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efisien,” kata Wahyu.
Tingkatkan Harapan Hidup Masyarakat
Pembangunan dua fasilitas strategis tersebut diyakini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat Batu Bara secara signifikan.
Ruang Cathlab diharapkan dapat menekan angka kematian akibat penyakit jantung karena pasien bisa segera mendapatkan tindakan medis sesuai standar door to balloon time kurang dari 90 menit.
Sementara PICU menjadi harapan baru bagi penanganan pasien anak kritis agar memperoleh layanan intensif sesuai standar medis modern.
Selain meningkatkan mutu pelayanan, keberadaan PICU dan Cathlab juga memperkuat posisi RSUD H.OK Arya Zulkarnain sebagai rumah sakit rujukan kesehatan unggulan di wilayah pesisir Sumatera Utara.
Pemkab Batu Bara menegaskan pembangunan sektor kesehatan menjadi prioritas utama demi menghadirkan layanan kesehatan yang cepat, modern dan merata bagi seluruh masyarakat.
(Red/Boys- 3)
