![]()
ASAHAN, DETIK24JAM.COM
Komitmen pemberantasan peredaran gelap narkotika di wilayah pesisir Sumatra Utara terus diperkuat. Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan audiensi antara Komandan Kodim (Dandim) 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., dan jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batu Bara di Makodim 0208/Asahan, Senin (8/6/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat namun substantif ini memfokuskan pembicaraan pada penguatan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Wilayah Batu Bara dan Asahan secara geografis memiliki garis pantai yang panjang, menjadikannya salah satu titik rawan yang memerlukan pengawasan ekstra dari berbagai lini kelembagaan.

Menyelamatkan Generasi Muda
Dalam diskusi tersebut, Letkol Inf Edy Syahputra menekankan bahwa tantangan terbesar dalam memerangi narkoba saat ini adalah proteksi terhadap generasi muda. Menurutnya, TNI tidak bisa sekadar menjadi penonton dalam isu krusial yang mengancam stabilitas ketahanan wilayah ini.
“Pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Diperlukan kerja sama, koordinasi, dan sinergi yang kuat antara seluruh elemen, termasuk TNI, BNN, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujar Edy dalam keterangan resminya.

Ia juga menambahkan bahwa Kodim 0208/Asahan siap menerjunkan personel, termasuk bintara pembina desa (Babinsa), untuk membantu BNN dalam mengedukasi masyarakat secara langsung di tingkat akar rumput. “Kami siap mendukung setiap program yang bertujuan menyelamatkan generasi bangsa,” tegasnya.
Kolaborasi Strategis di Lapangan
Sementara itu, perwakilan dari BNN Kabupaten Batu Bara menyampaikan apresiasi tinggi atas keterbukaan dan dukungan konkret yang selama ini ditunjukkan oleh Kodim 0208/Asahan. Penguatan hubungan kelembagaan ini dinilai krusial mengingat pola penyebaran narkotika saat ini semakin dinamis dan memanfaatkan kelengahan di tingkat desa.

Dari audiensi ini, kedua belah pihak sepakat untuk menyusun beberapa langkah strategis bersama, antara lain:
Edukasi Terpadu: Mengintegrasikan program penyuluhan BNN dengan kegiatan kewilayahan TNI.
Deteksi Dini: Meningkatkan kepekaan ruang juang masyarakat melalui laporan cepat dari lingkungan terkecil.

Penguatan Kawasan Bersinar: Mendorong terciptanya program “Desa Bersih Narkoba” (Bersinar) secara lebih masif di wilayah-wilayah rawan.
Melalui ruang dialog yang produktif ini, sinergitas antara Kodim 0208/Asahan dan BNN Kabupaten Batu Bara diharapkan tidak hanya menjadi kesepakatan di atas kertas, melainkan manifestasi nyata demi menjaga keamanan, ketertiban, serta masa depan masa depan generasi muda di Sumatra Utara.
Sumber : Pendim 0208/Asahan
Editor : Red/Boys-3
