![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Terik matahari di kawasan pesisir Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, tidak menyurutkan semangat puluhan personel TNI dan warga setempat. Dengan peluh yang membasahi seragam dan pakaian mereka, deru alat pertukangan bersahut-sahutan memecah keheningan desa pada Senin (20/7/2026).
Mereka adalah personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0208/Asahan. Bersama masyarakat, mereka tengah memacu percepatan penyelesaian program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga setempat.
Aksi bahu-membahu ini menjadi potret nyata dari semangat gotong royong yang kembali bergelora di desa tersebut. Setiap tahapan pembangunan, mulai dari fondasi hingga atap, dikerjakan secara maraton agar hunian yang dulunya memprihatinkan dapat segera berubah menjadi tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman bagi para penerima manfaat.

Komandan Kodim 0208/Asahan sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa percepatan ini bukan sekadar mengejar target waktu, melainkan bentuk komitmen nyata TNI Angkatan Darat dalam mendongkrak kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
”Program RTLH ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD kepada masyarakat. Seluruh personel Satgas terus bekerja maksimal agar rumah-rumah yang sedang direhabilitasi dapat segera diselesaikan dan ditempati oleh warga,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra saat meninjau lokasi, Senin.
Ia menambahkan, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi taraf hidup warga, khususnya di wilayah terisolasi atau tertinggal.
”Kami berharap kehadiran TMMD benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Kapal Merah,” tuturnya.
Sinergi dan Kemanunggalan
Di lapangan, atmosfer kebersamaan begitu kental terasa. Antusiasme masyarakat Desa Kapal Merah tidak surut sejak hari pertama program digulirkan.

Warga secara sukarela bergiliran membantu personel Satgas, mulai dari mengangkut material pasir, mengaduk semen, hingga menyiapkan konsumsi seadanya.
Sinergi yang terbangun di lapangan ini secara tidak langsung mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Kehadiran prajurit di desa bukan lagi sebagai menara gading, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat itu sendiri.
Melalui Program TMMD Ke-129 ini, Kodim 0208/Asahan membuktikan bahwa pembangunan tidak melulu soal infrastruktur fisik berskala besar. Lebih dari itu, TMMD adalah tentang menghadirkan solusi konkret atas kebutuhan mendasar masyarakat bawah.
Mewujudkan rumah layak huni di Desa Kapal Merah menjadi langkah awal yang diharapkan mampu mengerek kualitas hidup, kesehatan, dan kesejahteraan warga demi masa depan yang lebih baik.
(Boys-3)
