![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus dilakukan jajaran Polres Batu Bara. Pada Minggu (9/8/2026) malam, personel Polsek Talawi menggelar patroli mobile di sejumlah titik yang dinilai perlu mendapat perhatian, khususnya di kawasan Tanjung Tiram.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB hingga selesai itu menyasar sejumlah lokasi, yakni Pajak Inpres Tanjung Tiram, Pos Tanjung Tiram, dan kawasan Alfamidi Tanjung Tiram.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk tawuran, pencurian dengan kekerasan maupun pencurian dengan pemberatan (3C), balap liar, begal, geng motor, serta gangguan keamanan lainnya.
Dalam patroli tersebut, lima personel dikerahkan, yakni IPDA Ranto Marbun, SH, AIPTU Fadil NST, AIPDA Endra Syahputra, BRIPTU Dicky Wahyuda, dan BRIPDA Dio Hendrawan S.
Dengan menggunakan kendaraan dinas, petugas bergerak secara mobile menyusuri kawasan yang menjadi sasaran patroli. Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat mencegah munculnya kesempatan bagi pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat. Salah satu pesan yang ditekankan adalah larangan melakukan pungutan liar, khususnya di kawasan Ujung Bom Tanjung Tiram.
Langkah tersebut menunjukkan bahwa patroli kepolisian tidak hanya berorientasi pada penindakan setelah gangguan keamanan terjadi, tetapi juga mengedepankan pendekatan preventif melalui kehadiran petugas dan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Hingga patroli selesai dilaksanakan, situasi di wilayah hukum Polsek Talawi dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif.
Patroli malam secara berkala menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan, terutama pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang. Dengan pengawasan yang dilakukan secara langsung, kepolisian berupaya memastikan ruang publik tetap aman sekaligus mempersempit peluang terjadinya tindak kriminal.
Kehadiran polisi di lapangan pun diharapkan tidak sekadar menjadi simbol pengamanan, tetapi mampu membangun rasa percaya masyarakat bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara berkelanjutan.
(Boys-3)
