![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Air adalah sumber kehidupan, namun bagi sebagian warga di pelosok daerah, mengakses air bersih yang layak masih menjadi perjuangan sehari-hari. Menjawab tantangan mendasar tersebut, TNI Angkatan Darat mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan dasar ini ke dalam program pembangunan sektoral di daerah.
Selain mempercepat perbaikan hunian melalui program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan kini menghadirkan program krusial lainnya. Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) berupa TNI Manunggal Air Bersih (TMAB) resmi didekatkan ke tengah masyarakat Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara, Jumat (17/7/2026).

Langkah ini dirancang untuk mengatasi persoalan sanitasi dan ketersediaan air yang selama ini menjadi kendala bagi warga setempat.
Lima Titik Penopang Kebutuhan Domestik
Program TMAB di Desa Kapal Merah diwujudkan secara konkret melalui pembangunan fasilitas sumur bor dan instalasi air bersih di lima titik strategis. Penempatan titik-titik ini disebar di sekitar area sasaran utama TMMD agar dapat menjangkau pemukiman warga secara merata dan efektif.
Sejak hari pertama pelaksanaan TMMD Ke-129, para prajurit Satgas bersama warga setempat langsung bahu-membahu melakukan pengeboran dan penyiapan infrastruktur pipa. Di bawah terik matahari, kerja sama dinamis ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar semboyan, melainkan kerja keras bersama demi kemajuan desa.
Komandan Kodim 0208/Asahan selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menjelaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan fondasi utama dalam meningkatkan taraf hidup dan kesehatan masyarakat pedesaan.

”Melalui Program Unggulan Kasad TNI Manunggal Air Bersih ini, kami berharap masyarakat Desa Kapal Merah dapat memperoleh akses air bersih yang layak sehingga berdampak positif terhadap kesehatan, kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Letkol Inf Edy Syahputra.
Gotong Royong demi Masa Depan Sanitasi
Pembangunan infrastruktur air ini juga memicu kembali gairah gotong royong warga desa. Secara bergantian, masyarakat membantu para prajurit menyiapkan material, melakukan penggalian, hingga merakit instalasi penyaringan air agar fasilitas ini dapat segera beroperasi penuh.
Kehadiran lima titik sumber air bersih ini diproyeksikan akan membawa perubahan signifikan pada pola hidup harian warga. Ibu rumah tangga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh atau merogoh kocek lebih dalam hanya untuk mendapatkan air layak konsumsi demi kebutuhan memasak, mencuci, dan saniter harian keluarga.
Solusi Nyata Kebutuhan Dasar
Dengan bergulirnya Program TMAB ini, keberadaan TMMD Ke-129 TA 2026 di Kabupaten Batu Bara memberikan dampak yang komprehensif. Manfaat pembangunan tidak hanya menyentuh aspek fisik transportasi dan hunian—seperti pembukaan jalan, pembangunan turap, dan bedah rumah—tetapi langsung menyentuh pemenuhan hak dasar manusia atas air bersih.

Sinergi kuat antara Kodim 0208/Asahan, pemerintah daerah, dan warga Desa Kapal Merah ini menjadi model pembangunan yang integratif. Ketika aliran air bersih mulai mengalir ke rumah-rumah warga, di situlah komitmen pemerataan pembangunan nasional benar-benar dirasakan manfaatnya secara nyata hingga ke pelosok negeri.
(Red/Boys-3)
