![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Akses terhadap air bersih masih menjadi barang mewah bagi sebagian masyarakat di pelosok Nusantara. Menyadari urgensi kebutuhan dasar tersebut, jajaran personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan memilih untuk melipat kalender merah mereka.
Tepat pada Minggu (19/7/2026), di saat sebagian besar orang menikmati waktu luang bersama keluarga, riuh rendah deru mesin dan cangkul justru menggema di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatra Utara.

Para prajurit bertubuh tegap itu tidak sedang libur. Mereka tengah berjibaku di lapangan, memacu pembangunan sarana air bersih melalui program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Langkah ini diambil demi mempercepat penyelesaian fasilitas vital yang telah lama dinantikan oleh warga setempat.
Menjawab Kebutuhan Vital Warga
Program TMAB yang dikebut di sela-sela sasaran fisik utama TMMD ini bukan sekadar proyek infrastruktur biasa.
Kegiatan ini merupakan pengejawantahan dari salah satu program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang dirancang khusus untuk memberikan solusi nyata atas keterbatasan akses air bersih di berbagai daerah prasejahtera di Indonesia.
Komandan Kodim 0208/Asahan sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa momentum hari libur tidak boleh menjadi penghalang ketika dihadapkan pada hajat hidup orang banyak.
”Meski hari libur, semangat personel Satgas tidak surut. Kami ingin masyarakat Desa Kapal Merah segera menikmati manfaat dari program TNI Manunggal Air Bersih,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra saat memberikan keterangan di lokasi pengerjaan.
Menurut Edy, kehadiran air bersih akan langsung mengubah sendi-sendi kehidupan masyarakat, mulai dari sektor kesehatan hingga peningkatan kualitas hidup sehari-hari.
”Ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD kepada masyarakat sekaligus mendukung program unggulan Bapak Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.
Dedikasi tanpa batas waktu yang dipertontonkan oleh para prajurit TNI ini menuai simpati dan apresiasi mendalam dari warga Desa Kapal Merah. Selama bertahun-tahun, warga di wilayah pesisir ini harus berjuang ekstra hanya untuk mendapatkan air yang layak konsumsi.

Melihat para tentara rela bermandi keringat di hari Minggu, warga desa pun tidak tinggal diam. Dengan sukarela, mereka ikut turun ke lapangan, bergotong royong membantu melansir material dan menyediakan logistik alakadarnya demi mendukung percepatan pembangunan tersebut. Sinergi ini menghidupkan kembali lanskap kultural gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.
Melalui pelaksanaan TMMD Ke-129 ini, Kodim 0208/Asahan tidak hanya sekadar menanam pipa atau membangun bak penampungan air.
Gerakan tak kenal lelah di hari libur ini mengirimkan pesan kuat ke ranah nasional tentang komitmen TNI untuk hadir sebagai solutor di tengah kesulitan rakyat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama pembangunan negeri.
(Boys-3)
