![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Sebagai upaya nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir dan mencegah abrasi, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan terus memperkuat komitmennya. Bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Nibung Hangus, mereka menggelar aksi penanaman dan pemeliharaan hutan mangrove di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Sabtu (1/8/2026).
Kegiatan ini merupakan salah satu implementasi dari Program Unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) bertajuk “Bersatu dengan Alam”. Program ini dirancang untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir sekaligus menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Pantauan di lokasi, personel Satgas TMMD bahu-membahu bersama unsur Forkopimcam, perangkat desa, serta warga setempat dalam menanam bibit-bibit mangrove. Tidak sekadar menanam, petugas juga aktif mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama merawat tanaman tersebut agar dapat tumbuh optimal.
Komitmen Merawat untuk Masa Depan
Komandan Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa pelestarian hutan mangrove memiliki peran yang sangat vital bagi kawasan pesisir.

Selain sebagai benteng alami menghalau abrasi pantai, mangrove juga berfungsi menjaga habitat biota laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan setempat.
”Melalui sinergi antara TNI, Forkopimcam, pemerintah desa, dan masyarakat, kami berharap kepedulian terhadap kelestarian hutan mangrove terus tumbuh sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” ujar Letkol Inf Edy Syahputra.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari seberapa banyak bibit yang tertanam, melainkan dari konsistensi dalam merawatnya. “Menanam saja tidak cukup, namun juga harus dibarengi dengan komitmen untuk menjaga dan merawatnya bersama,” imbuhnya.

Sambut Baik Gotong Royong
Aksi nyata ini mendapat respons positif dari warga setempat. Masyarakat Desa Kapal Merah menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya untuk menjaga serta merawat hutan mangrove yang baru ditanam. Bagi mereka, kawasan mangrove adalah aset lingkungan yang sangat berharga demi keberlangsungan hidup masyarakat pesisir secara berkelanjutan.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ruh dari TMMD, Kodim 0208/Asahan berharap langkah penghijauan ini dapat menjadi stimulus bagi terciptanya lingkungan yang hijau, lestari, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
(Boys-3)
