![]()
Detik24jam.com
Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional. Langkah nyata ini dibuktikan lewat pendampingan intensif terhadap kelompok tani binaan dalam mendistribusikan hasil panen jagung menuju Gudang Bulog Asahan.
Pengiriman komoditas pangan tersebut dilepas langsung oleh jajaran Polsek Talawi pada Jumat (31/7/2026). Personel kepolisian, Brigpol Nikolas L. Situmorang, diturunkan langsung untuk mengawal armada pengangkut guna memastikan hasil panen tiba di lokasi tujuan dengan aman dan tanpa kendala.

Truk pengangkut jagung tersebut dilaporkan tiba di Gudang Bulog Asahan tepat pukul 17.00 WIB. Setelah melewati proses penimbangan resmi oleh petugas Bulog, total volume jagung yang dipasok tercatat sebanyak 2,918 ton dengan kualitas yang cukup baik, memiliki kadar air 12,8 persen.
Total Distribusi Tembus 293 Ton
Dengan bertambahnya pasokan teranyar ini, grafik pendistribusian hasil bumi dari para petani binaan Polres Batu Bara mencatatkan angka yang impresif. Terhitung sejak Januari hingga akhir Juli 2026, akumulasi penjualan hasil panen jagung dari kelompok tani binaan Polres Batu Bara beserta polsek jajaran kini telah mencapai 293,910 ton.

Kapolres Batu Bara menegaskan, capaian luar biasa ini merupakan bukti nyata dari sinergitas yang kokoh antara institusi Polri dan kelompok tani di lapangan. Kehadiran personel kepolisian tidak lagi sekadar menjaga situasi kamtibmas, namun juga hadir sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat di sektor pertanian.
”Ini adalah wujud bakti kami. Polres Batu Bara berkomitmen penuh memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para petani, mulai dari proses awal budidaya, perawatan, hingga pengawalan distribusi hasil panen seperti yang kita lakukan saat ini,” ujar Kapolres.

Upaya Dongkrak Kesejahteraan Petani
Langkah proaktif Polres Batu Bara dalam menjembatani petani langsung ke gudang logistik negara ini mendapat apresiasi luas. Pola pendampingan seperti ini dinilai mampu memangkas rantai distribusi yang panjang, sehingga petani bisa mendapatkan harga yang lebih kompetitif dan stabil.
Melalui program penyerapan hasil panen yang terintegrasi ini, Polres Batu Bara optimistis ketersediaan dan cadangan pangan di wilayah Kabupaten Batu Bara akan semakin kuat. Di sisi lain, program ini diharapkan dapat mendongkrak taraf hidup dan kesejahteraan para petani lokal secara jangka panjang.
(Boys-3)
