Detik24jam,com

Cepat & Terpercaya

Dorong Mobilitas Warga Lebih Lancar , BPJN Sumbar Mulai Kerjakan Ruas Padang-Painan-Kambang

Loading

Detik24jam.com–Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat mulai melaksanakan proyek preservasi jalan nasional ruas Padang-Painan-Kambang pada 2026. Proyek itu bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur dan kelancaran akses masyarakat.

Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK 2.3), Yan Purwandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional dalam menjaga dan meningkatkan kondisi jalan.

Ia menyebutkan, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp47 miliar untuk proyek tersebut. Pekerjaan dilaksanakan selama 310 hari, dimulai sejak akhir Februari hingga Desember 2026.

“Selain preservasi berupa penambahan lapis aspal, juga dilakukan pemeliharaan rutin sepanjang tahun 2026,” ungkapnya, Senin (13/4/2026).

Ia menjelaskan, pekerjaan terbagi dalam dua kategori, yakni pemeliharaan rutin dan pekerjaan mayor seperti pengaspalan ulang. Untuk pekerjaan mayor, dilakukan penambahan dua lapis aspal di 10 titik, guna meningkatkan ketebalan dan kualitas jalan, dan satu diantaranya pelebaran.

“Total ada 10 titik pekerjaan mayor dengan penambahan dua lapis aspal. Satu diantaranya ada satu titik pelebaran jalan,” jelasnya.

Yan  Purwadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3, Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II Sumatera Barat, juga kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan infrastruktur jalan yang berkualitas di wilayah Sumatera Barat.

Dalam kesempatan wawancara Senin, 13 April 2026, Yan Purwadi melalui Joni Aprison menekankan bahwa jalan yang baik bukan hanya sekadar aksesibilitas, namun juga menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Jalan merupakan urat nadi perekonomian suatu daerah. Kualitas jalan yang baik akan berdampak positif terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat, mulai dari mobilitas, pertumbuhan ekonomi, hingga akses terhadap pelayanan publik,”ujar Yan Purwandi.

Lebih lanjut, Purwandi menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan.

“Tidak hanya membangun jalan baru, namun juga perlu dilakukan pemeliharaan secara rutin agar kondisi jalan tetap optimal. Selain itu, kami juga memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan dengan menerapkan standar keselamatan yang tinggi dalam setiap proyek dan Sesuai spesifikasi,”tambahnya.

Untuk mencapai tujuan tersebut, PPK 2.3 juga berkomitmen untuk menjalin kerjasama yang erat dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, serta media massa.

“Kami menyadari bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kami membuka diri untuk menerima masukan dan saran dari berbagai pihak,”ungkap Purwadi.

Kolaborasi dengan Masyarakat, Media dan LSM untuk memberikan informasi terkait Pembangunan Preservasi jalan Padang-Painan-Kambang.

Yan Purwadi juga menekankan pentingnya peran media massa dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) dalam mengawal pembangunan infrastruktur jalan.

“Wartawan dan LSM memiliki peran yang sangat strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat dan mengawasi jalannya proyek. Kami berharap dapat menjalin kerjasama yang baik dengan media dan LSM untuk bersama-sama membangun infrastruktur jalan yang berkualitas,” tegasnya.

Terpisah, Pengawas Lapangan PT Citra Muda Noer Bersaudara, Joni Aprison, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjalankan proyek sesuai kontrak kerja.

Ia memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan tepat waktu dengan mengutamakan kualitas sesuai standar yang telah ditetapkan.

“Kami sangat menjaga kualitas pekerjaan. Hasil yang baik menjadi kebanggaan bagi kami,” katanya.

Menurutnya, pekerjaan telah dimulai sejak akhir Februari, meliputi pemeliharaan rutin hingga pekerjaan mayor. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersabar jika aktivitas proyek mengganggu kenyamanan berkendara.

“Kami mohon pengertian masyarakat. Semua ini demi hasil jalan yang lebih baik,” ujarnya. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati saat melintasi area pengerjaan jalan selama masa pelaksanaan.

Selain itu, jika ada informasi yang tidak jelas terkait pengerjaan, ia berharap masyarakat atau pengendraan bisa melakukan verifikasi secara bijak. “Artinya jangan nanti menerima informasi yang tidak benar. Verifikasi dengan baik sehingga tidak salah,” terangnya.

“Sementara itu, pengandara, Roni (36) menyambut baik rencana pekerjaan jalan nasional yang akan dilaksanakan PPK 2.3 di Pessel.

Ia mengatakan, jelang akan datang Hari Raya Idul Adha tingkatkan volume kendaraan yang akan melintas dari Padang ke Pessel pasti meningkat, sehingga perlu kualitas jalan yang baik untuk masyarakat  yang menuju Pesisir Selatan.

“Jadi saya sebagai pengedara sangat senang mendengarnya. Apalagi, di bulan ini dan akan datang diprediksi ada cuaca hujan. Sehingga perlu ada peningkatan kondisi jalan untuk keselamatan pengendara khusus masyarakat Sumbar yang  hendak berkunjung ke pesisir selatan,” ujarnya.

“Juga salah seorang warga, Syafrital, menyambut baik pelaksanaan proyek tersebut. Ia berharap kualitas jalan semakin baik sehingga memperlancar mobilitas masyarakat.

“Kalau jalan bagus, tentu akses jadi lebih lancar. Kami berterima kasih kepada pemerintah dan berharap hasilnya sesuai harapan,” tutupnya.

 

Pewarta : Tim
Editor      : Redaksi