![]()
Lombok Timur – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus Lombok Timur menggeruduk Kantor Bupati dan Gedung DPRD Lombok Timur, Selong, Selasa (5/5) pagi.
Aksi yang digelar dalam rangka memperingati *Hari Buruh Nasional* ini membawa sederet rapor merah dan isu krusial daerah. Massa aksi yang terdiri dari kader HMI, PMII, dan sejumlah organisasi mahasiswa lain itu sempat menggedor gerbang dan menerobos masuk ke halaman dalam Kantor Bupati.
Koordinator Lapangan aksi menyebut ada empat poin utama yang disuarakan. *Pertama*, mendesak perbaikan kesejahteraan buruh dan guru honorer di Lotim, serta perbaikan kondisi ruang belajar di sejumlah sekolah yang dinilai memprihatinkan.
*Kedua*, menolak kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dianggap tidak tepat sasaran dan membebani APBD. *Ketiga*, menuntut pembenahan carut-marut tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang dinilai tidak transparan. *Keempat*, mendesak pengusutan tuntas dugaan kasus korupsi di lingkup Pemkab Lotim.
Di tengah aksi, massa meminta Bupati Lombok Timur keluar untuk menemui mereka dan menerima tuntutan secara langsung. Namun hingga aksi selesai, massa aksi tidak berhasil bertemu dengan bupati maupun pejabat terkait lainnya karena bupati dilaporkan tidak berada di kantor.
“Momentum Hari Buruh ini harusnya dipakai untuk benahi nasib buruh dan guru honorer. Kami kecewa bupati tidak ada di tempat untuk dengar langsung aspirasi rakyatnya,” ujar salah satu orator.
Aparat gabungan dari Polres Lombok Timur dan Satpol PP yang bersiaga sejak pagi langsung memperketat barikade di depan pintu masuk gedung utama. Meski sempat terjadi aksi saling dorong saat massa menerobos gerbang, situasi secara umum tetap kondusif.
Usai berorasi, massa aksi membubarkan diri dengan tertib setelah tidak mendapatkan kepastian untuk beraudiensi.
(purnomo)

Berita Sebelumnya..
Fakta Miris PMI Perbatasan: 50 Ribu Berangkat dari Selatpanjang, Mayoritas Ilegal
Bupati Asmar Janji Panggil Pengusaha-Buruh, Evaluasi Tarif Buruh Gerobak Meranti Tak Naik Sejak 2014
KWRI Lombok Timur Peringati Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026: “Suarakan Kebenaran, Jaga Demokrasi”