![]()
JAWAPOSTNEWS.CO.ID – JAKARTA | Di tengah derasnya arus informasi digital, sivitas akademika Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (FIKOM UNPAM) hadir langsung ke tengah masyarakat untuk memperkuat ketahanan informasi. Melalui program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), tim dosen dan mahasiswa FIKOM UNPAM menggelar pelatihan literasi media digital bersama komunitas Ibu-Ibu PKK Ulujami, Jakarta Selatan.
Bertempat di RPTRA Nusantara Ulujami, kegiatan yang bertajuk “Pengembangan Diri dan Pemberdayaan Komunitas melalui Penguatan Literasi Media Digital dalam Memilah Sumber Terpercaya” ini diikuti oleh 20 peserta. Fokus utama pelatihan adalah meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi, memahami regulasi media, serta mengenali hoaks dan disinformasi yang kian marak di era digital.
Ketua tim PKM, Fandi Elvan, S.I.Kom., M.I.Kom, memimpin langsung kegiatan ini bersama tujuh dosen lainnya: Bagus Anggoro Prasetyo, Adrie Arief Wibisono, Cindy Dhea Carolla, Tengku Devani Shafira, Faisal, Andreas Dion Anggoro, dan Muhammad Reza Panangian. Para mahasiswa FIKOM juga turut ambil bagian sebagai bentuk pembelajaran praktis dan penguatan kompetensi di lapangan.
Menurut Cindy Dhea Carolla, S.Tr.I.Kom., M.I.Kom, peran ibu-ibu PKK sangat strategis dalam membangun budaya literasi digital dari rumah. “Ibu-ibu PKK adalah garda depan literasi di rumah. Dengan pemahaman yang baik mengenai regulasi dan etika bermedia, mereka dapat melindungi keluarganya dari dampak negatif informasi digital,” ujarnya.
Apresiasi tinggi datang dari Subiyanto, S.H., M.M., Ketua PKK Ciledug, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini. “Banyak anggota PKK yang selama ini menerima dan menyebarkan informasi tanpa verifikasi karena kurangnya pengetahuan terkait literasi media,” ungkapnya dalam sambutan.
Salah satu peserta juga membagikan pengalamannya setelah mengikuti pelatihan. “Sekarang saya jadi tahu bedanya informasi asli dan hoaks, dan lebih berhati-hati sebelum membagikan sesuatu,” tuturnya dengan antusias.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen FIKOM UNPAM dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Fandi Elvan menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus digelar sebagai bentuk kontribusi kampus dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan era digital.
“Kami ingin ibu-ibu PKK menjadi agen literasi di lingkungan keluarga dan masyarakat, menyebarkan konten positif, serta membangun komunitas yang kritis dan tangguh terhadap disinformasi,” tegasnya.
|Mco
