![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Kepolisian Sektor (Polsek) Medang Deras bergerak cepat melakukan monitoring dan koordinasi langsung dengan pihak manajemen Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil guna memastikan ketersediaan pasokan bahan bakar minyak (BBM) bagi masyarakat tetap terjaga.
Berdasarkan laporan hasil koordinasi terkini pada Kamis (16/7/2026) malam pukul 21.00 WIB, pihak kepolisian memastikan bahwa kondisi yang terjadi di lapangan saat ini bukanlah kelangkaan pasokan, melainkan adanya keterlambatan pengiriman armada tangki dari Depo Pertamina Labuhan Belawan.
Kapolres Batu Bara melalui Kapolsek Medang Deras, AKP A.H. Sagala, menjelaskan bahwa jajarannya telah melakukan pemeriksaan intensif di dua SPBU utama yang beroperasi di wilayah Kecamatan Medang Deras.
”Kami telah berkoordinasi langsung dengan para manajer SPBU untuk memantau sisa volume BBM yang tersedia. Fokus kami adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” ujar AKP A.H. Sagala dalam keterangannya, Kamis malam.

Kondisi Riil Stok BBM di Lapangan
Dari hasil peninjauan langsung, terdapat variasi jumlah ketersediaan di masing-masing tangki penyimpanan SPBU:
SPBU 14.212.261 Pakam Raya
Menurut manajer SPBU, Hari, ketersediaan BBM di lokasi ini relatif masih mencukupi untuk melayani kendaraan yang melintas:
Pertalite: 3.934 liter
Pertamax: 1.194 liter
Bio Solar: 869 liter
Dexlite: 3.352 liter
SPBU 14.212.295 Pagurawan
Sementara itu, manajer SPBU Pagurawan, Reza, melaporkan kondisi stok yang mulai menipis akibat keterlambatan pasokan logistik:
Pertalite: 365 liter
Dexlite: 2.685 liter
Pertamax & Bio Solar: Nihil (kosong sementara)
Arus Lalu Lintas Tetap Kondusif
Meskipun terjadi kekosongan pada beberapa jenis BBM di SPBU Pagurawan yang memicu antrean kendaraan, kepolisian memastikan situasi di sekitar lokasi tetap terkendali.
Petugas di lapangan terus disiagakan untuk mengatur ritme kendaraan yang masuk dan keluar dari area pengisian bahan bakar. Hingga Kamis malam, arus lalu lintas di jalur utama Medang Deras dilaporkan tetap melintas dengan lancar dan tertib.
Pihak kepolisian juga terus membangun komunikasi berkelanjutan dengan Pertamina agar distribusi BBM ke wilayah terdampak keterlambatan pengiriman dapat segera diprioritaskan, demi mencegah terjadinya penumpukan antrean yang lebih panjang.
(Red/Boys- 3)
