![]()
Detik24jam.com|Pessel–Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dari Fraksi PPP, Syafriyon SIP melaksanakan reses masa sidang II tahun 2025/2026.
Reses ini dilaksanakan di Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih Kecamatan Sutera,Reses ini dimulai dari tanggal 02 hingga 07 Febuari 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, usulan, serta keluhan,Sebanyak 6 keluhan masyarakat di nagari tersebut yang nantinya akan diperjuangkan melalui jalur legislatif.
Reses bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD, khususnya dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujar Syafriyon SIP Jumat (6/2/2026).
Dalam dialog yang berlangsung di Rumah Pransisko redi tersebut warga mengemukakan berbagai permasalahan. Salah satunya adalah keluhan mengenai kondisi jalan penghubung antar nagari yang sudah rusak parah.
Kami sangat berharap jalan antar nagari segera diperbaiki. Sudah lama rusak dan sangat berdampak pada aktivitas ekonomi warga,” kata reni, salah seorang warga.
Selain itu, aspirasi juga datang dari kalangan ketua pemuda nagari, dan tokoh masyarakat lainnya yang mengusulkan peningkatan fasilitas olahraga serta program keagamaan di wilayah mereka.
Menanggapi hal tersebut, Syafriyon SIP menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan yang diterima. Ia menegaskan, suara rakyat adalah prioritas utama dalam perjuangannya di DPRD.
Jika memungkinkan, aspirasi ini akan kita realisasikan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Jika belum bisa, akan kita dorong melalui dinas terkait di pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa meskipun saat ini kondisi keuangan daerah tengah mengalami efisiensi, seluruh aspirasi tetap akan disampaikan kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk ditindaklanjuti.
Reses yang digelar di rumah Fransisko redi ini dihadiri sekitar 70 orang, terdiri dari unsur niniak mamak, bundo kanduang, tokoh pemuda, serta warga setempat yang antusias menyampaikan harapannya.(***)
