![]()
Detik24jam.com|Pessel–Anggota DPRD Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) dari Fraksi Nasdem, Asril Datuak putiah melaksanakan reses masa sidang II tahun 2025/2026.
Reses ini dilaksanakan di Nagari Ampiang Parak Timur Kecamatan Sutera,Reses ini dimulai dari tanggal 02 hingga 07 Febuari 2026.
Kegiatan tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, usulan, serta keluhan,keluhan masyarakat di nagari tersebut yang nantinya akan diperjuangkan melalui jalur legislatif.
Reses bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat. Aspirasi yang disampaikan akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD, khususnya dalam pembahasan program pembangunan daerah,” ujar Asril Datuak Putiah Sabtu malam (7/2/2026).
Dalam dialog yang berlangsung di Masjid Baitul Mukminin tersebut warga mengemukakan berbagai permasalahan. Salah satunya adalah keluhan mengenai olahraga.
Ketua pemuda sikabu munto(Uwis)Sangat berharap kepada Asril Datuak Putiah selalu mengusulkan peningkatan fasilitas membimbing pemuda pemudi tersebut apa pun yang akan dilaksanakan kegiatan positif untuk pemuda Sikabu Munto.ungkapnya
Selain itu, aspirasi juga datang dari berapa tokoh masyarakat lainnya yang mengusulkan program keagamaan di wilayah mereka.
Menanggapi hal tersebut, Asril Datuak putiah menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh masukan yang diterima. Ia menegaskan, suara rakyat adalah prioritas utama dalam perjuangannya di DPRD.
Jika memungkinkan, aspirasi ini akan kita realisasikan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD. Jika belum bisa, akan kita dorong melalui dinas terkait di pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa meskipun saat ini kondisi keuangan daerah tengah mengalami efisiensi, seluruh aspirasi tetap akan disampaikan kepada OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait untuk ditindaklanjuti.
Reses yang digelar di Masjid Baitul Mukminin ini dihadiri sekitar 120 orang, terdiri dari Wali nagari kepala kampuang unsur niniak mamak, bundo kanduang, tokoh pemuda, serta warga setempat yang antusias menyampaikan harapannya.(***)
