![]()
PANGKALPINANG,Detik24jam– Sinergi dalam penguatan penegakan hukum sekaligus pemerataan pembangunan wilayah terus digencarkan di Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Wali Kota Pangkalpinang, Prof. Saparudin, menghadiri langsung prosesi peletakan batu pertama pembangunan Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara (Rupbasan) Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Kejati Babel) di Jalan Air Kepala Tujuh, Pangkalpinang, Selasa (22/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Saparudin mengungkapkan bahwa kehadiran gedung baru ini mengemban misi ganda. Selain memperkokoh tata kelola penegakan hukum di daerah, proyek infrastruktur ini diyakini strategis dalam menghidupkan roda perekonomian dan memicu perkembangan kawasan sekitar.
“Pemerintah Kota Pangkalpinang memberikan apresiasi tinggi kepada Kejati Babel atas dimulainya proyek ini. Keberadaan Rupbasan dinilai penting untuk menjamin kondisi, keamanan, dan kepastian hukum atas barang sitaan maupun barang rampasan negara agar dikelola secara transparan dan profesional,” ujar Saparudin di sela-sela kegiatan.
Saparudin menuturkan, kawasan Air Kepala Tujuh yang berada di pinggiran kota saat ini lokasinya masih didominasi area terbuka dan pepohonan. Masuknya fasilitas instansi penegak hukum ini menjadi angin segar yang akan mengubah wajah wilayah tersebut menjadi lebih hidup dan berkembang.”Lokasi ini berada di pinggir kota dan masih banyak kawasan hijau. Dengan adanya pembangunan Rupbasan ini, tentu akan menambah aktivitas positif di wilayah ini. Kami berharap proyek ini dapat membawa dampak ekonomi serta perubahan yang nyata dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar,” jelasnya optimis.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa suksesnya penyelenggaraan roda pemerintahan dan penegakan hukum yang berkeadilan di daerah mutlak membutuhkan sinergi antarkerja lintas instansi. Pemkot Pangkalpinang berkomitmen penuh untuk selalu membuka ruang koordinasi yang solid bersama Kejati Babel beserta jajaran.
”Kami meyakini penegakan hukum dan pemerintahan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi yang kuat. Pemkot Pangkalpinang siap mendukung penuh agar tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum di daerah semakin baik,” pungkas Saparudin seraya berharap proses konstruksi berjalan lancar, tepat waktu, dan memenuhi standar keamanan tertinggi.(FR)
