![]()
Batu Bara, Detik24jam.com
Di bawah sengatan terik matahari pesisir yang menyengat kulit, deru mesin pengaduk semen dan hantaman sekop beradu riuh di Dusun III, Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Pagi itu, Jumat (24/7/2026), puluhan personel TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0208/Asahan tidak menunjukkan tanda-tanda surut langkah.
Bersama warga setempat, para prajurit berbaju loreng ini tampak bahu-membahu. Sebagian mengangkut batu belah, sebagian lagi sibuk mencampur semen. Keringat yang bercucuran di wajah mereka seolah menjadi bahan bakar pelengkap bagi semangat gotong royong yang sedang menyala. Target mereka satu: mempercepat pembangunan turap, infrastruktur vital yang sudah lama dinantikan warga desa.

Desa Kapal Merah secara geografis memang rentan terhadap ancaman alam pesisir. Tanpa adanya dinding penahan tanah yang kokoh, abrasi dan luapan pasang air laut sewaktu-waktu bisa mengikis lahan dan mengancam permukiman warga. Oleh karena itu, pembangunan turap di dusun tersebut ditempatkan sebagai salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD Tahun Anggaran 2026 ini.
Komandan Kodim 0208/Asahan sekaligus Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan langkah konkret untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat.

”Pembangunan turap ini merupakan salah satu program prioritas kami. Tujuannya jelas, melindungi lahan pertanian dan permukiman warga dari ancaman abrasi serta dampak pasang air laut. Kita ingin kualitas infrastruktur desa ini meningkat signifikan,” ujar Edy.
Letkol Inf Edy Syahputra juga menambahkan, faktor cuaca ekstrem belakangan ini sama sekali tidak menyurutkan komitmen para personel di lapangan. Dedikasi tanpa batas yang ditunjukkan prajurit merupakan wujud nyata dari pengabdian TNI yang lahir dan besar bersama rakyat.
”Cuaca panas bukanlah penghalang. Personel Satgas terus bekerja maksimal agar seluruh sasaran fisik selesai tepat waktu dan sesuai target yang ditetapkan. Ini adalah bukti komitmen kami dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan,” tegasnya.

Kemanunggalan di Garis Depan Pembangunan
Di lokasi proyek, sekat antara tentara dan warga sipil seolah melebur. Komunikasi cair dan tawa kecil sesekali pecah di sela-sela kerja keras mereka, memperlihatkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang bukan sekadar slogan, melainkan realitas di lapangan.
Melalui Program TMMD Ke-129 ini, pembangunan turap diharapkan dapat segera rampung sepenuhnya. Jika selesai, infrastruktur ini tidak hanya akan berfungsi sebagai benteng pertahanan dari abrasi laut, tetapi juga menjadi fondasi awal bagi peningkatan kesejahteraan dan geliat ekonomi masyarakat Desa Kapal Merah.
Kehadiran Satgas TMMD di pelosok Batu Bara ini kembali menegaskan bahwa pembangunan nasional yang berkeadilan harus dimulai dari desa—memastikan wilayah yang paling rentan sekalipun bertumbuh menjadi daerah yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
(Boys-3)
