![]()
ASAHAN,DETIK24JAM.COM
Komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat di daerah terus ditingkatkan. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 07/AJ Kodim 0208/Asahan yang turun langsung ke areal pertanian warga di Kelurahan Binjai Serbangan, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara, Rabu (8/7/2026).
Kehadiran personel Babinsa tersebut bertujuan untuk melakukan monitoring sekaligus pendataan harga jual hasil pertanian, dengan fokus utama pada komoditas sayuran terong yang saat ini tengah dibudidayakan oleh petani setempat.
Pendampingan Nyata di Tingkat Petani
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian konkret dari TNI AD terhadap kondisi perekonomian masyarakat bawah, khususnya mereka yang menggantungkan hidup pada sektor hortikultura. Dalam monitoring tersebut, Babinsa tidak sekadar mendata, tetapi juga membangun dialog dua arah secara humanis dengan para petani.

Dialog ini mencakup berbagai aspek penting, mulai dari perkembangan volume hasil panen, fluktuasi harga jual di tingkat produsen, hingga kendala riil yang dihadapi petani dalam proses pemasaran ke tengkulak maupun pasar tradisional.
”Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani menjadi wujud nyata pendampingan TNI dalam mendukung ketahanan pangan serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan,” tulis rilis resmi Penerangan Kodim (Pendim) 0208/Asahan yang diterima Kompas.com.
Harga Relatif Stabil
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, dilaporkan bahwa harga jual komoditas terong di tingkat petani di kawasan Kelurahan Binjai Serbangan saat ini masih berada dalam kondisi yang relatif stabil dan menguntungkan.
Meski demikian, Babinsa tetap memberikan imbauan dan edukasi kepada para petani agar konsisten menjaga kualitas hasil panen mereka. Kualitas sayuran yang prima dinilai menjadi kunci utama agar komoditas tersebut tetap memiliki nilai jual yang tinggi dan kompetitif di pasaran global maupun lokal.
Selain itu, para petani diminta untuk tidak ragu berkoordinasi dengan aparat kewilayahan maupun penyuluh pertanian apabila sewaktu-waktu menemui kendala di lapangan, baik yang berkaitan dengan gangguan hama, hambatan distribusi, maupun permainan harga sepihak yang dapat merugikan sepihak.
Mendorong Kesejahteraan dan Ketahanan Pangan
Melalui pemantauan yang intensif ini, jajaran Koramil 07/AJ berharap stabilitas harga sayuran, khususnya terong, dapat terus terjaga secara berkelanjutan. Dengan harga yang stabil, para petani diharapkan memperoleh keuntungan yang layak atas hasil jerih payahnya, sementara di sisi lain, kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi dengan harga yang tetap terjangkau.
Langkah proaktif TNI ini sejalan dengan program nasional dalam memperkuat pilar ketahanan pangan dari tingkat desa sebagai fondasi stabilitas ekonomi nasional.
Sumber : Pendim 0208/Asahan
Editor : Boys-3
