![]()
ASAHAN, DETIK24JAM.COM
Riuh rendah sorak-sorai penonton memecah kesunyian malam di Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Sabtu (13/6/2026). Ratusan pasang mata tertuju pada layar lebar yang terpasang di Aula Pandawa Sakti Markas Kodim (Makodim) 0208/Asahan.
Malam itu, sekat antara aparat keamanan dan warga sipil seolah melebur. Duduk bersila bersama, para prajurit TNI, keluarga besar kodim, dan masyarakat sekitar larut dalam atmosfer laga pembuka Grup D Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Amerika Serikat melawan Paraguay.
Kegiatan bertajuk “Nobar (Nonton Bareng) Kebangsaan” ini digagas oleh Kodim 0208/Asahan sebagai ruang rekreasi sekaligus jembatan sosial. Sepanjang 90 menit pertandingan, suasana keakraban begitu kental terasa. Hidangan sederhana yang disajikan gratis menjadi teman hangat di tengah serunya jual-beli serangan di lapangan hijau.

Di atas lapangan, Amerika Serikat tampil mendominasi dan menyudahi perlawanan Paraguay dengan skor telak 4-1. Namun, bagi masyarakat yang hadir, daya tarik utama bukan sekadar angka di papan skor, melainkan momentum kebersamaan yang jarang terjadi dalam rutinitas sehari-hari.
Jembatan Komunikasi Sosial
Komandan Kodim 0208/Asahan, Letnan Kolonel (Inf) Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menuturkan bahwa sepak bola memiliki kekuatan universal untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat. Oleh karena itu, momentum Piala Dunia 2026 ini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial (komsos) yang kreatif.
”Melalui kegiatan Nobar Kebangsaan ini, kami ingin merawat rasa persatuan, kekompakan, dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat,” ujar Edy di sela-sela acara.
Menurut Edy, pendekatan humanis seperti ini sangat penting untuk menjaga hubungan emosional yang sehat antara instansi militer dan warga lokal. Konsep kemanunggalan TNI dan rakyat, lanjutnya, tidak melulu harus digaungkan dalam forum formal, melainkan bisa diimplementasikan melalui aktivitas kultural yang digemari massa.
“Dengan kebersamaan yang kuat, kemanunggalan TNI dan rakyat akan semakin kokoh dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkap Dandim 0208/Asahan.
Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, acara Nobar Kebangsaan ini berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh sukacita. Kegiatan ini menjadi potret kecil bagaimana sebuah turnamen olahraga global mampu menguatkan kohesi sosial dan integrasi di tingkat lokal.
