![]()
Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan di berbagai daerah. Di Kabupaten Batu Bara, sinergi antara aparat kepolisian, petani, dan Perum Bulog kembali menunjukkan hasil nyata melalui distribusi hasil panen jagung kelompok tani ke Gudang Bulog Asahan, Senin (25/5/2026).
Pengiriman jagung yang berasal dari kelompok tani di wilayah hukum Polres Batu Bara itu didampingi langsung oleh Ps. Kabag SDM AKP H.W. Siahaan, S.H., bersama AIPTU Joko. Rombongan tiba di Gudang Bulog Asahan sekitar pukul 17.30 WIB untuk menjalani proses penimbangan dan pemeriksaan kualitas hasil panen.
Hasilnya, sebanyak 7,363 ton jagung dinyatakan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan. Jagung tersebut memiliki kadar air 11,8 persen, angka yang dinilai layak dan sesuai untuk diterima oleh pihak Bulog.
Capaian itu menambah daftar panjang distribusi jagung yang telah dilakukan secara berkelanjutan sejak awal Januari 2026. Berdasarkan data yang dihimpun, total jagung dari kelompok tani wilayah hukum Polres Batu Bara yang berhasil diserap oleh Bulog Asahan kini mencapai 189,767 ton hingga memasuki kuartal kedua tahun ini.

Angka tersebut dinilai menjadi indikator positif meningkatnya produktivitas pertanian jagung di daerah sekaligus memperlihatkan efektivitas kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
AKP H.W. Siahaan mengatakan, keterlibatan kepolisian dalam pendampingan distribusi hasil panen merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya para petani.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kelompok tani dalam memastikan hasil panen mereka dapat terpasarkan dengan baik. Kolaborasi dengan Bulog ini menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah kami,” ujar Siahaan usai proses penimbangan.
Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya sebatas pengawalan distribusi, tetapi juga menjadi bentuk kehadiran negara dalam memastikan rantai pemasaran hasil pertanian berjalan aman dan tepat sasaran.
Sementara itu, pihak Bulog Asahan menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terus terjalin dengan kelompok tani dan Polres Batu Bara. Bulog memastikan siap menyerap hasil panen jagung petani sesuai kapasitas dan kebutuhan pasar.
Kerja sama tersebut diharapkan mampu menjaga stabilitas harga jagung di tingkat petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di tengah meningkatnya kebutuhan komoditas pangan nasional.
Dengan distribusi yang terus berjalan stabil, Kabupaten Batu Bara dinilai mulai menunjukkan potensinya sebagai salah satu daerah penopang produksi jagung di Sumatera Utara. Dukungan lintas sektor pun diyakini menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di daerah.
Sumber: Humas Polres Batu Bara dan Bulog Asahan
Editor : Boys- 3
