
DETIK24JAM.COM – BOGOR- Proyek Drainase di Jalan Parungaleng Sukaraja Kabupaten Bogor yang dalam tahap pengerjaan sejak 27 September 2024 lalu, hingga kini terkesan semerawut. Padahal masa kerja tersebut tinggal 10 hari.
Diketahui proyek senilai Rp.194.500.000,- ini terpantau selama beberapa hari kebelakang tak ada aktivitas. Sedangkan kondisi di lapangan sangat amburadul, dengan material yang acak-acakan tidak rapih, ada bekas galian yang belum terpasang buis beton, hingga bagian yang sudah terpasang betonpun belum ditutup rapih.
Pihak CV.Kembar Jaya melalui Samsudin terkesan cuek dan memilih bungkam dengan kondisi tersebut usai dimintai keterangan oleh wartawan.
“Kalau dibiarkan seperti ini, jelas menganggu kenyamanan pengguna jalan maupun para pemilik usaha yang tak jauh dari lokasi,” ujar aktivis Bogor Raya, Romi, Kamis (31/10/2024).
Romi mendesak pihak PUPR Kabupaten Bogor segera menegur pihak kontraktor. Hal tersebut guna memberikan efek jera, serta tidak membuat masyarakat dan pengusaha maupun pengguna jalan tidak terganggu.
“Pihak PUPR jangan diam saja, dan harus tegur kontraktornya,” tegasnya.
Untuk diketahui, Proyek yang bernilai Rp 194.500.000 ini Dimulai 27 September 2024 dengan batas waktu pengerjaan 45 hari kerja.
Sedangkan kondisi di lapangan masih terlihat amburadul, dan dikhawatirkan akan mangkrak. Sedangkan sisa waktu sekitar 10 hari lagi.*mc
Berita Sebelumnya..
Bersatu Demi Pembangunan! Pemprov Malut Mediasi Kesepakatan Emas PT STS & Warga Haltim
Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi Hadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional
Jadi Korban Penipuan dan Penggelapan Seorang Ibu Rumah Tangga Tambaksari Lapor Polisi