Skip to content
Detik24jam.com

Detik24jam.com

Cepat & Terpercaya

  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • HUKUM & KRIMINAL
  • FAKTA & PERISTIWA
  • POLITK
  • SOSIAL BUDAYA
  • LIFESTYLE
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • OLAH RAGA
  • Home
  • DAERAH
  • Pj. Bupati Mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lombok Timur 

Pj. Bupati Mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lombok Timur 

Loading

Detik24jam.com Lombok Timur-Penjabat (Pj) Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik mengingatkan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Lombok Timur untuk memperhatikan sejumlah komoditas yang dinilai pemicu kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) Lombok Timur pada pekan lalu.

Selain meminta TPID untuk berkomunikasi intensif dengan berbagai pihak yang berperan dalam perkembangan harga, ia juga meminta agar dapat menjalin komunikasi dan koordinasi dengan daerah lain sebagai upaya stabilisasi, termasuk penggunaan belanja tidak terduga (BTT) seperti rekomendasi Kementerian Dalam Negeri.

“Komoditas tersebut adalah cabai rawit, daging sapi dan daging ayam ras. Saya berharap harga komoditas tersebut dapat kembali stabil di pekan ini,” ungkap Pj. Bupati usai mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah yang berlangsung secara virtual. Rabu (13/3/2024).

“Sebanyak 10 kabupaten/kota di Indonesia mengalami kenaikan IPH tertinggi pada pekan pertama Maret 2024 ini. Salah satunya Lombok Timur dengan IPH mencapai 7,99%,” sambung Juaini.

Pada daring tersebut, Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri. Tomsi Tohir, pada Rakor tersebut menegaskan kepada masing-masing kepala daerah agar meningkatkan pelaksanaan serta memantau gerakan menanam, terutama bagi daerah-daerah yang capaiannya belum bisa mengatasi inflasi. Selain itu juga melakukan operasi pasar secara masif,

“Kepala daerah lebih perhatian terhadap pelaksanan operasi pasar, jangan sampai dari minggu ke minggu harga-harga khususnya beras, belum dapat dikendalikan,” ujarnya

Berdasarkan pemantauan harga SP2KP pada Pekan pertama Maret 2024, ada beberapa komoditas pangan yang menunjukkan tren peningkatan harga, diantaranya; cabai merah naik sebesar 9,15%, minyak goreng 0,44%, telur ayam ras 5,26%, beras 3,06%, daging ayam ras 4,34% dan cabai rawit naik 15,94%.

Selain Penjabat Bupati Lombok Timur H. Muhammad Juaini Taofik, rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tersebut diikuti pula seluruh gubernur, walikota, dan bupati se Indonesia.

(Purnomo)

 

 

Post navigation

Previous Diawal Rahmadan Harga Beras Lokal di Rangsang mulai Turun
Next Ikuti Rakor Persiapan Pengadaan ASN, Plt Bupati Asmar : Meranti dapat Kuota 600 Calon ASN

Pilihan Lainnya

Tindak Lanjut MoU, IBT Pelita Indonesia Sosialisasi Program Pendidikan di Meranti

Tindak Lanjut MoU, IBT Pelita Indonesia Sosialisasi Program Pendidikan di Meranti

September 15, 2026
3 Pekan Pasca Kebakaran, Keluarga Besar NU Meranti Datangi Rumah Sahabat Banser di Rangsang

3 Pekan Pasca Kebakaran, Keluarga Besar NU Meranti Datangi Rumah Sahabat Banser di Rangsang

September 12, 2026
Pemkab Meranti Dorong Percepatan RDTR Tanjung Kedabu, Buka Jalan Pembangunan PLBN Rangsang

Pemkab Meranti Dorong Percepatan RDTR Tanjung Kedabu, Buka Jalan Pembangunan PLBN Rangsang

September 9, 2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PERWAKILAN DAN BIRO
  • WARTAWAN
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • MASUK
Copyright © 2026 | Reserved by detik24jam.com.