Skip to content
Detik24jam.com

Detik24jam.com

Cepat & Terpercaya

  • HOME
  • BERITA UTAMA
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • HUKUM & KRIMINAL
  • FAKTA & PERISTIWA
  • POLITK
  • SOSIAL BUDAYA
  • LIFESTYLE
    • EKONOMI
    • HIBURAN
    • OLAH RAGA
  • Home
  • FAKTA & PERISTIWA
  • Diduga Oknum Polair Berpakaian Preman lkut Punya Andil Dalam Aktifitas Tambang Ilegal di Perairan Batu Hitam

Diduga Oknum Polair Berpakaian Preman lkut Punya Andil Dalam Aktifitas Tambang Ilegal di Perairan Batu Hitam

Loading

Blinyu – Dua oknum anggota Kepolisian Air (Polair) berpakaian seperti preman, diduga mendampingi warga inisial DD, selaku koordinator tambang timah ilegal di perairan Batu Hitam, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Hal itu diungkapkan sumber tertutup media ini, Rabu (21/2/24) petang, kepada wartawan melalui telfon.

“Yang saya tau, ponton isap disana (Batu Hitam) binaan pak DD. Mereka menggunakan sistem cantingan, menggunakan kapal boat didampingi 2 anggota polair yang berpakaian seperti preman,” ungkap sumber tertutup.

Sumber juga menyebutkan beberapa nama koordinator tambang di lokasi tersebut. Diantaranya DD, KS dan A.

“Untuk jumlah ponton sekitar 100 hingga 200 ponton. Terlagi, ponton disana juga bukan cuma binaan pak DD, tapi juga ada binaan KS dan A,” terangnya.

Sementara itu, warga yang berprofesi sebagai nelayan disana merasa resah akan hadirnya aktivitas tersebut dan mempertanyakan, keberadaan hukum yang berlaku.

“Kami kecewa dengan hukum disini. Hukum disini lebih berpihak kepada para penambang yang banyak uang, sehingga kami rakyat yang punya kepentingan sebagai nelayan tidak dipikirkan,” ujar nelayan itu, seraya menghela nafas.

Tak hanya itu, ia juga merasa bingung. Pasalnya, lokasi tambang di perairan Batu Hitam sebelumnya sudah pernah diterbitkan tim Gabungan, tepatnya pada tanggal 30/12/2023 lalu.

“Kami sangat heran, kenapa bisa ada lagi ponton- ponton yang bekerja, kan kemaren tim gabungan sudah menertibkan. Ehh, ternyata ada DD yang mengatur adanya aktivitas ini berlangsung,” pungkasnya.

Untuk diketahui, tim yang tergabung dalam razia (penertiban) lokasi perairan Batu Hitam, kecamatan Belinyu, kabupaten Bangka dari para penambang antara lain personil Polsek Belinyu, Satpolair Polres Bangka, Ditpolairud Polda Babel dan Posmat TNI AL Belinyu.

Namun nyatanya, aktivitas tambang ilegal tersebut lagi-lagi kembali beroperasi. Sehingga membuat para nelayan merasa resah.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media-red masih dalam upaya konfirmasi ke Direktur Kepolisian Air dan Udara (Dir Polairud) Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Bangka Belitung (Babel). (red)

Post navigation

Previous Plt Bupati Meranti H. Asmar Kunjungi Konsulat Malaysia Jajaki Kerja Sama Ekonomi
Next Ini Yang Disampaikan Ketua PPK Tanjungsari Soal Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024

Pilihan Lainnya

Coba kelabui Petugas dengan simpan Narkoba di balutan tisu, Pria berinisial RPP di tangkap Sat Narkoba Polresta DS

Coba kelabui Petugas dengan simpan Narkoba di balutan tisu, Pria berinisial RPP di tangkap Sat Narkoba Polresta DS

September 17, 2026
Kolam Limbah PT Incasi Raya Dipersoalkan di PN Painan, Ahli Soroti Risiko Pencemaran Tanah dan Air Tanah

Kolam Limbah PT Incasi Raya Dipersoalkan di PN Painan, Ahli Soroti Risiko Pencemaran Tanah dan Air Tanah

September 16, 2026
DYT Kuat Berperan Dalam Aktivitas Tambang Ilegal Karanggan Tembelok

DYT Kuat Berperan Dalam Aktivitas Tambang Ilegal Karanggan Tembelok

September 14, 2026

Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H

  • TENTANG KAMI
  • REDAKSI
  • PERWAKILAN DAN BIRO
  • WARTAWAN
  • KODE ETIK
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • MASUK
Copyright © 2026 | Reserved by detik24jam.com.