![]()
BATU BARA, Detik24jam.com
Kepolisian Resor (Polres) Batu Bara terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui kegiatan keagamaan dan penyuluhan sosial. Mewakili Kapolres Batu Bara AKBP Dony Satria Wicaksono, S.I.K., M.H., CPHR., CBA., Plt. Kasi Humas Polres Batu Bara IPTU Wahidin, S.H., menghadiri kegiatan Tabligh Akbar yang dirangkai dengan zikir, sholat tasbih berjemaah, serta penyuluhan agama di Masjid Al-Huda, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Minggu (8/11/2026).
Acara yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini mengusung tema krusial mengenai pentingnya membangun keluarga sakinah serta upaya pencegahan konflik dalam rumah tangga.
Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib, diawali dengan pembukaan, pelaksanaan sholat tasbih berjemaah, zikir, serta doa bersama. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan para tamu undangan, penyampaian pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), ceramah agama oleh Ustaz Firdaus, Lc., serta ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif bersama jemaah.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Ketua IPARI Kabupaten Batu Bara Alpian, S.Sos.I., M.H.I., Komisioner KPU Burhan, S.Pd.I., Ketua Pokjaluh Kabupaten Batu Bara Mhd. Firdaus, Lc., M.A., Ketua Mimbar Batu Bara Hanafi Zein, S.H., M.H., Ketua Majelis Taklim Al-Haura Ibu Sehermi, para anggota majelis taklim, serta pengurus Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Al-Huda.
Imbauan Kamtibmas: Benteng Keluarga dari Bahaya Narkoba hingga Pinjol
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Wahidin, S.H., memanfaatkannya untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas secara langsung kepada para jemaah, khususnya para orang tua. Ia menekankan pentingnya meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap anak-anak guna melindungi mereka dari pengaruh negatif lingkungan luar.
”Kami mengimbau para orang tua agar senantiasa memberikan perhatian ekstra terhadap ancaman nyata di tengah masyarakat, mulai dari bahaya penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, hingga tindakan perundungan (bullying) terhadap anak,” ujar IPTU Wahidin.
Selain persoalan anak dan keluarga, masyarakat juga diingatkan mengenai pentingnya kesadaran berlalu lintas, seperti membiasakan diri menggunakan helm saat berkendara demi keselamatan di jalan raya. Tidak lupa, masyarakat turut diingatkan untuk menerapkan pola hidup sederhana serta bijak dalam mengelola keuangan rumah tangga agar terhindar dari jeratan pinjaman online (pinjol) ilegal yang kerap merugikan.
Tantangan Generasi Muda dan Peran Penting Orang Tua
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz Firdaus, Lc., menyoroti tantangan besar yang dihadapi oleh generasi muda masa kini, yang meliputi krisis moral, integritas, serta spiritual. Menurutnya, pondasi utama dalam menghadapi tantangan tersebut berada di dalam lingkungan keluarga.
Peran orang tua—khususnya seorang ibu sebagai pendidik pertama bagi anak—dinilai sangat vital dalam membimbing, mendidik, dan mengawasi buah hati agar senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi dalam kegiatan keagamaan ini, Polres Batu Bara berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri, para tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat. Langkah ini diyakini mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, meningkatkan kesadaran hukum di tengah warga, sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai ancaman sosial.
Kehadiran Polri di tengah-tengah kegiatan keagamaan masyarakat ini sekaligus menjadi wujud nyata pendekatan humanis kepolisian dalam mempererat tali silaturahmi serta menjaga situasi Kamtibmas di wilayah hukum Kabupaten Batu Bara agar senantiasa aman, damai, dan kondusif.
