![]()
MERANTI , DETIK24JAM – Upaya mencegah pelajar terjerat judi online dan penipuan digital dilakukan Polres Kepulauan Meranti melalui edukasi langsung ke sekolah. Sebanyak 90 siswa MAN 2 Kepulauan Meranti mengikuti penyuluhan yang digelar di aula sekolah, Selasa (3/11).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30 hingga 12.00 WIB tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Kepulauan Meranti, Iptu Abdul Roni, S.H. Penyuluhan itu menjadi bagian dari langkah kepolisian meningkatkan pemahaman pelajar terhadap berbagai ancaman kejahatan di ruang digital.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K, melalui IPTU Abdul Roni mengatakan, perkembangan teknologi digital perlu diimbangi dengan pemahaman dan kewaspadaan, terutama di kalangan remaja.
Menurut dia, pelajar menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian karena aktivitas mereka tidak terlepas dari penggunaan internet dan media sosial. Tanpa pemahaman yang memadai, mereka berisiko terpengaruh praktik judi online maupun menjadi korban penipuan digital.
“Pelajar perlu memahami bahaya judi online dan mengenali berbagai modus penipuan digital. Jangan sampai kemudahan mengakses internet justru dimanfaatkan untuk hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,” ujar Abdul Roni.
Ia menjelaskan, edukasi tersebut merupakan langkah pencegahan untuk membangun lingkungan sekolah yang bersih dari praktik judi online dan penipuan digital. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital serta kesadaran hukum di kalangan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.
Polres Kepulauan Meranti juga mendorong adanya pengawasan internal di lingkungan sekolah serta kerja sama dengan orang tua. Langkah tersebut dinilai penting agar upaya pencegahan tidak hanya dilakukan saat kegiatan edukasi, tetapi berlanjut dalam kehidupan sehari-hari para pelajar.
Dalam kegiatan tersebut, Abdul Roni didampingi Kasubsiluhkum Sikum Polres Kepulauan Meranti Ipda Hendiyanto, S.H., Kanit Binmas Polsek Rangsang Barat Aiptu T. Ishak, Bhabinkamtibmas Aipda Assobirin, serta Bripda Erlian Andesco.
Sementara itu, pihak sekolah diwakili Wakil Kepala MAN 2 Kepulauan Meranti Bidang Kurikulum Muhammad Taufik, S.Pd.I., M.Pd. Sebanyak 90 siswa mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui edukasi ini, Polres Kepulauan Meranti berharap para pelajar semakin bijak menggunakan teknologi digital, mampu mengenali risiko kejahatan di ruang siber, serta tidak mudah tergiur tawaran yang berkaitan dengan judi online maupun penipuan. (ZAMRI)
