![]()
MERANTI , DETIK24JAM – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di Jalan Rambutan RT 001 RW 002, Kelurahan Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun seluruh bangunan dan isinya ludes terbakar. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Merbau, IPTU Muhammad Fauzi Manara, S.H., membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi awak media.
Rumah yang terbakar diketahui milik Wan Jumiati, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), yang saat kejadian ditempati atau disewa oleh Gusnudin. Dugaan awal, kebakaran dipicu oleh korsleting arus listrik. Namun penyebab pasti masih dalam pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
Berawal dari Kepulan Asap di Dapur.
Peristiwa bermula sekitar pukul 10.00 WIB. Seorang warga bernama Ali Agus yang melintas di depan rumah tersebut melihat kepulan asap hitam keluar dari bagian dapur belakang rumah.
Mengetahui adanya bahaya, Ali Agus langsung berteriak meminta pertolongan warga dengan berteriak “Rumah terbakar, rumah terbakar!”
Teriakan itu mengundang perhatian warga sekitar, termasuk Wan Bustamam yang tinggal tepat di seberang jalan. Ia kemudian keluar rumah dan bersama warga lainnya berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Namun api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian rumah. Kondisi bangunan yang sebagian besar terbuat dari material kayu, ditambah tiupan angin kencang, membuat kobaran api sulit dikendalikan dan cepat menghanguskan seluruh bangunan.
Warga terus berjibaku memadamkan api hingga sekitar pukul 11.30 WIB api akhirnya berhasil dipadamkan. Meski tidak merembet ke rumah lain, rumah korban beserta seluruh isinya tidak dapat diselamatkan.
Tidak Ada Korban Jiwa, Polisi Pasang Garis Polisi.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Pihak kepolisian telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, mengamankan barang bukti, serta memasang garis polisi di lokasi kebakaran.
Kapolsek Merbau mengingatkan seluruh warga agar lebih berhati-hati saat meninggalkan rumah. Ia juga mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa instalasi listrik, kabel, stopkontak, dan peralatan listrik lainnya guna mengurangi risiko kebakaran.
Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh gangguan instalasi listrik,” ujar Kapolsek.
Masyarakat juga diimbau segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin sehingga dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.
(ZAMRI / Humas Polres Kepulauan Meranti.
