![]()
Detik24jam – Pangkul, Dugaan pencemaran lingkungan dari aktivitas tambak udang vaname di kawasan Pangkul Pantai Menung Desa Kayu Besi Kecamatan Namang Kabupaten Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mengemuka, setelah ada laporan warga dan sejumlah temuan visual.
Tim investigasi bersama wartawan melakukan pemeriksaan langsung ke lokasi yang diduga menjadi sumber buangan cairan hijau ke Pantai Menung Sabtu 13/10/2026.
” Sumber menjelaskan dikala cuaca sedang panas bau diri air limbah sangat menyengat, dan jika berada dipantai sekitaran air limbah badan gatal gatal “ungkapanya.
Sementara kegiatan budidaya udang sudah berjalan cukup lama beroperasi di bawah nama salah satu perusahaan CV. Vaname Berkah Bersama (VBB).
Tim investigasi menemukan adanya IPAL, saluran pembuangan, dan sistem penyedotan air laut yang digunakan untuk kebutuhan kolam, Aktivitas water intake dan pembuangan air laut ini masuk ranah kewenangan kementerian, bukan pemerintah daerah.
Dugaan pelanggaran ini memunculkan kekhawatiran terhadap potensi pencemaran lingkungan yang mungkin terjadi, terutama pada wilayah pesisir dan perairan di sekitar tambak. Sejumlah pihak pun meminta agar dilakukan penertiban dan audit menyeluruh terhadap tambak-tambak beroperasi tanpa memenuhi standar lingkungan.
Masalah ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan berkala dan komitmen semua pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup, khususnya di sektor budidaya perikanan yang berkembang pesat di wilayah Pangkul Pantai Menung.
Hingga berita ini dipublikasikan tim dari wartawan akan melakukan konfirmasi secara resmi ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Ruang klarifikasi tetap terbuka bagi dinas atau instansi teknis terkait, pendamping, serta pihak lainnya untuk menjelaskan mekanisme proses pembuangan limbah B3 dari tambak udang Vaname sampai saat ini masih tetap berjalan. (Tim)
