![]()
Dalam upaya mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, personel Polsek Air Putih jajaran Polres Batu Bara kembali melakukan patroli rutin di malam hari, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan patroli yang menyasar aksi balap liar, tindak kriminalitas begal, serta tawuran ini dilaksanakan mulai pukul 21.30 WIB hingga selesai. Tim patroli dipimpin oleh Ipda G. Sinaga bersama tiga personel lainnya, yakni Aiptu Edi Kriswanto, Aipda Yerry B.P Marpaung, S.H., dan Brigadir Ilham.
Kapolsek Air Putih, AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., menjelaskan bahwa patroli tersebut difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Adapun rute patroli meliputi sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) wilayah hukum Polsek Air Putih, Simpang Kuala Tanjung, hingga area SPBU Simpang Bandar Tinggi.

“Patroli ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk memelihara Kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat. Kami menyisir lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi titik kumpul aksi balap liar maupun tindakan kriminalitas lainnya,” ujar AKP Rahmad.
Selain melakukan pengawasan, petugas di lapangan juga berinteraksi dengan warga yang dijumpai. Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan imbauan agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi begal dan segera melapor kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Hingga patroli berakhir, situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Air Putih dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan nyata atau tindakan yang meresahkan masyarakat selama pelaksanaan patroli tersebut.
Langkah preventif yang dilakukan jajaran Polsek Air Putih ini diharapkan dapat terus menekan ruang gerak pelaku kejahatan sehingga masyarakat dapat beraktivitas maupun beristirahat dengan tenang.
Apakah Anda ingin saya membantu membuatkan draf rilis pers serupa untuk kegiatan kepolisian lainnya atau mungkin membutuhkan variasi gaya bahasa yang lain?
