Detik24jam,com

Cepat & Terpercaya

Cegah Kelangkaan, Polsek Lima Puluh Monitoring Stok BBM di Sejumlah SPBU Hingga Tengah Malam

Loading

Guna mengantisipasi potensi kelangkaan dan memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) berjalan lancar, personel Polsek Lima Puluh jajaran Polres Batu Bara menggelar patroli monitoring di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Rabu (13/5/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 23.30 WIB tersebut menyasar SPBU yang berada di wilayah hukum Polsek Lima Puluh. Patroli dipimpin oleh Ipda Wira Hidayat, SH, didampingi Aipda Mukhsin dan Bripka M Irsan Lubis.

Kapolsek Lima Puluh melalui Ipda Wira Hidayat menyebutkan, monitoring ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok BBM bagi masyarakat serta mengantisipasi adanya antrean panjang yang dapat mengganggu arus lalu lintas maupun ketertiban umum.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, berikut rincian ketersediaan BBM pada tiga SPBU utama:

1. SPBU 14-212-349 Desa Simpang Gambus: Manajer Sridawati melaporkan stok Pertalite tersedia 3.000 liter, Pertamax 500 liter, Bio Solar 1.000 liter, dan Dexlite 2.600 liter.

2. SPBU 14-212-383 Desa Sumber Padi: Manajer S. Situmorang mencatat ketersediaan Pertalite sebanyak 6.000 liter, Pertamax 5.000 liter, Bio Solar 1.200 liter, dan Dexlite 500 liter.

3. SPBU 14-212-383 Desa Pulau Sejuk: Manajer Tumel melaporkan stok Pertalite mencapai 13.000 liter dan Pertamax 10.000 liter.

“Meskipun stok di beberapa tangki terlihat mulai berkurang karena konsumsi harian, kami sudah berkoordinasi dengan pengelola. Saat ini pasokan tambahan dari Pertamina sedang dalam perjalanan menuju lokasi,” ungkap Ipda Wira Hidayat.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa hingga Kamis dini hari, tidak terpantau adanya antrean kendaraan yang mencolok. Aktivitas pengisian BBM oleh masyarakat tetap berjalan normal tanpa kendala berarti.

“Sejauh ini situasi di seluruh SPBU wilayah hukum Polsek Lima Puluh dalam keadaan aman dan kondusif. Kami tetap mengimbau pengelola SPBU untuk menyalurkan BBM sesuai aturan dan tidak melayani pembelian berlebihan yang melanggar ketentuan,” tegasnya.   ( Red Boys-3 )