![]()
Detik24jam.com|Pessel-Putusnya akses utama menghubungkan empat nagari di Kecamatan IV Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan sepanjang kurang lebih 300 Km akibat tersapu banjir beberapa hari yang lalu, ada kurang lebih 3000 masyarakat di wilayah tersebut terisolasi.
Jalan menjadi akses utama sehari – hari masyarakat sekarang tidak bisa dilalui, akibat jalan terputus. Kondisi ini menjadi permasalahan besar, dalam pendistribusian logistik ke empat nagari tersebut.
Keperluan masyarakat paling diperlukan kondisi saat ini air bersih dan makanan siap saji, tenda pengungsian. Serta lampu penerangan.
Menurut warga setempat, Yan (54) warga Puluik – Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, ada kurang lebih 3000 masyarakat di empat nagari saat ini kondisinya terisolasi.
Untuk nagari paling parah terdampak banjir,.ada dua nagari. Yaitu, Nagari Pancung Taba dan Nagari Limau Gadang.
Berdasarkan informasi dihimpun di lapangan, untuk di Kecamatan Nagari IV Bayang Utara, ada empat nagari terisolasi. Yaitu, nagari Pancung Taba, Limau Gadang, Muaro Aie dan Ngalu Gadang.
Untuk nagari terparah ada tiga nagari, yaitu Pancung Taba ada 18 unit rumah rusak, hanyut 6 unit dan 16 unit rusak berat. Dan 1 Musholla .
Sedangkan di nagari Limau Gadang ada 5 unit rumah hanyut dan 4 rusak. Dan, ada kurang lebih 3000 masyarakat terisolasi di empat nagari di Kecamatan IV Nagari Bayang Utara.
Untuk pendistribusian logistik dari tim terpadu bencana dan banjir Kabupaten Pesisir Selatan harus dilakukan memilih tepi – tepi bibir sungai yang aliran sungai cukup deras.
Upaya pemerintah daerah, Kabupaten Pesisir Selatan bersama tim terpadu, Kepolisian, Kodim 0311/ Pessel, BNPB, BPBD, Dinas Sosial, telah salurkan bantuan logistik. Seperti, beras, air mineral dan indomie, dan MBG. Serta bantuan beras dari BPKH yang disalurkan Anggota DPR RI Lisda Hendrajoni.
Direktur Rehab Rekon BNPB Pusat Afrizal pada awak media menuturkan, untuk normalisasi sungai tentu bisa menjadi perhatian kementerian PU, melalui Kantor Balai Wilayah V Provinsi Sumbar, dan PUPR Pessel.
Agar akses pendistribusian berjalan lancar, dan komunikasi bisa berjalan, kita akan pasang lampu penerangan gunakan genset dari BNPB Pusat, agar saat pendistribusian nantinya lancar.
” Kondisi ini kita akan laporkan ke pusat, apakah perlu pendistribusian melalui udara, kita akan sampaikan ke pusat, untuk mencarikan solusi cepat, untuk pendistribusian logistik, agar penanganan bagi masyarakat saat ini terisolasi bisa tersampaikan,” ungkap Afrizal.(Al)
